Program Salafiyah merupakan ciri khas pendidikan pesantren yang menitikberatkan pada pendalaman ilmu-ilmu keislaman klasik (turats) dengan metode tradisional yang telah diwariskan oleh para ulama. Program ini bertujuan membentuk santri yang memiliki pemahaman agama yang mendalam, berakhlak mulia, serta mampu menjadi rujukan di tengah masyarakat.

Adapun bentuk pelaksanaan Program Salafiyah meliputi:

1. Pengajian Kitab Kuning (Turats)
Santri mempelajari kitab-kitab klasik karya ulama terdahulu, seperti:

  • Ilmu Nahwu dan Sharaf
  • Fiqih (berdasarkan mazhab)
  • Ushul Fiqih
  • Tauhid
  • Tasawuf
    Metode yang digunakan antara lain:
  • Bandongan/Wetonan: ustadz membaca dan menjelaskan, santri menyimak
  • Sorogan: santri membaca langsung di hadapan ustadz untuk dikoreksi

2. Tahsin dan Tilawah Al-Qur’an
Pembinaan bacaan Al-Qur’an secara tartil dan sesuai kaidah tajwid sebagai dasar utama sebelum melanjutkan ke hafalan dan pemahaman.

3. Penguatan Ilmu Alat
Fokus pada penguasaan bahasa Arab melalui:

  • Nahwu (tata bahasa)
  • Sharaf (perubahan kata)
    Tujuannya agar santri mampu membaca dan memahami kitab kuning secara mandiri.

4. Pembinaan Akhlak dan Tasawuf
Penanaman nilai-nilai adab, keikhlasan, kesederhanaan, serta pembinaan hati melalui kajian tasawuf dan praktik kehidupan sehari-hari di pesantren.

5. Praktik Ibadah dan Amaliyah
Santri dibiasakan menjalankan ibadah secara disiplin, seperti:

  • Shalat berjamaah
  • Dzikir dan wirid harian
  • Puasa sunnah
  • Kegiatan keagamaan lainnya

6. Evaluasi Berbasis Pemahaman Kitab
Penilaian dilakukan melalui:

  • Ujian baca kitab (qiraatul kutub)
  • Pemahaman isi kitab
  • Praktik ibadah dan adab keseharian

Program Salafiyah ini menjadi fondasi utama dalam membentuk santri yang tafaqquh fiddin (mendalam dalam ilmu agama), sehingga mampu menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.